Skip to Content

🧩 Ringkasan Umum

Tutorial ini menjelaskan bagaimana odoo mendukung pengelolaan multi-perusahaan dan multi-cabang dalam satu database. Dengan fitur ini, perusahaan yang memiliki beberapa entitas — seperti kantor pusat, anak perusahaan, dan cabang — dapat mengelola seluruh aktivitas akuntansi secara terpusat, konsisten, dan efisien.

💼 Bagian 1 — Struktur Perusahaan & Cabang

  • Odoo memungkinkan pembuatan struktur hierarki antara perusahaan induk (main company) dan cabang (branch/subsidiary).
  • Contoh: 
    • Perusahaan A
      • Cabang A1
      • Cabang A2
    • Perusahaan B
    • Perusahaan C 
  • Semua entitas ini dikelola dalam satu database melalui menu Settings → Manage Companies.


Ketentuan penting:

  1. Chart of Accounts, mata uang, dan pajak dari perusahaan induk berlaku untuk semua cabangnya (namun jurnal khusus cabang bisa dibuat).
  2. Inventory valuation dapat dibuat berbeda di perusahan induk maupun semua cabangnya
  3. Periode fiskal dikelola oleh induk; tanggal tutup dan kunci juga berlaku untuk semua cabang.
  4. Akses data:
    • Perusahaan induk bisa melihat semua laporan dan transaksi cabang.
    • Cabang hanya bisa melihat data mereka sendiri.
  5. Perusahaan dan cabang harus berada di negara yang sama dan mata uang yang sama untuk menjaga konsistensi akuntansi.
  6. Tidak ada batas jumlah cabang yang bisa dibuat — bahkan bisa memiliki sub-branch.

👥 Bagian 2 — Manajemen Pengguna & Akses

  • Melalui Settings → Manage Users, admin dapat mengatur perusahaan atau cabang mana saja yang dapat diakses oleh pengguna tertentu.
  • Pengguna hanya akan melihat transaksi dan laporan dari perusahaan yang mereka diizinkan.
  • Fitur intercompany transactions dapat diaktifkan untuk membuat transaksi otomatis antar perusahaan:
    • Misalnya, ketika satu perusahaan menjual ke perusahaan lain, Odoo dapat otomatis membuat dokumen pembelian di perusahaan penerima.
    • Admin dapat menentukan dokumen mana yang dibuat otomatis, siapa penciptanya, dan apakah akan dibuat dalam status draft atau validated.

💰 Bagian 3 — Berbagi dan Menggabungkan Akun (Chart of Accounts)

Odoo memungkinkan berbagi akun antar perusahaan agar laporan keuangan bisa dikonsolidasikan dengan mudah.

Ada dua cara:

  1. Mapping akun antar perusahaan
    • Misal, akun pendapatan perusahaan A bisa dipetakan ke akun pendapatan di perusahan B
    • Pengguna hanya perlu menambahkan nomor akun di tab Mapping dan menautkannya ke perusahaan lain.
    • Akun tersebut kemudian bisa digunakan di kedua perusahaan.
  2. Merge akun (penggabungan akun)
    • Jika dua perusahaan punya akun yang mencatat hal sama (misalnya Sales Goods), keduanya bisa digabung jadi satu akun bersama.
    • Setelah digabung, akun ini muncul di laporan keuangan gabungan dan dapat digunakan oleh semua perusahaan terkait.
    • Jika diperlukan, akun juga bisa di-unmerge kembali.

📊 Bagian 4 — Laporan Keuangan & Konsolidasi

  • Setelah akun dibagi atau digabung, laporan seperti Profit & Loss (Laba Rugi) bisa menampilkan data dari beberapa perusahaan dalam satu tampilan.
  • Pengguna dapat menggunakan multi-ledger view untuk melihat laporan berdasarkan standar yang berbeda:
    • Contoh: Local GAAP, IFRS, atau Consolidation Ledger.
  • Laporan konsolidasi otomatis mengecualikan akun transaksi antar perusahaan agar tidak terjadi duplikasi.

Kesimpulan

Fitur Multi-Company dan Branch Management di Odoo memungkinkan:

  • Pengelolaan terpusat untuk banyak perusahaan dan cabang,
  • Kontrol akses yang fleksibel per pengguna,
  • Transaksi antar perusahaan otomatis,
  • Konsolidasi laporan keuangan lintas entitas dengan efisien,
  • Dan penyederhanaan chart of accounts antar perusahaan.

Dengan semua kemampuan ini, Odoo memberikan solusi akuntansi yang kuat untuk organisasi dengan banyak entitas bisnis di berbagai negara.


Versi : odoo18